What's Hot

Travel

Love

unyu

Health

Monday, January 26, 2015

Tahukah Kamu Mengapa Kamu Kentut ?

Warna Unyu ~ Apakah kamu tahu alasan mengapa kamu kentut ? Jawabannya sangat sederhana, makan atau minum apa pun dapat memasukkan gas ke tubuh. Pada kenyataannya, seseorang tergolong normal saat dia kentut hingga setengah galon (1,9 liter) atau 15 sampai 20 kali tiupan setiap hari.

Gas usus berasal dari beberapa sumber, yaitu udara yang kita telan, gas yang merembes pada usus dari darah, gas yang dihasilkan oleh reaksi kimia dalam usus, dan gas yang dihasilkan oleh bakteri yang hidup di dalam usus.

Dikutip dari laman Live Science, saat menelan makanan, udara akan muncul bersamaan dengan itu. Saat bersendawa, meskipun terlihat kasar, ingat bahwa udara harus meninggalkan tubuh kita dengan satu atau lain cara. Kentut berasal dari koloni bakteri di saluran usus yang lebih rendah.

Di dalam proses konversi makanan menjadi nutrisi berguna, mikroba makanan yang sudah dikunyah menghasilkan produk sampingan, yaitu bau gas hidrogen sulfida. Bau serupa memancar pula dari telur yang busuk.

Meski demikian, respons gas setiap orang akan berbeda-beda, seperti halnya setiap orang memiliki cara unik mereka. Bahan-bahan penghasil gas terbesar adalah gula, terutama empat jenis gula berikut.

Fruktosa

Bahan alami dalam tanaman seperti bawang, jagung, gandum, bahkan pir. Bahan ini sering terkonsentrasi dalam sirup manis seperti minuman ringan dan minuman buah-buahan.

Laktosa

Bahan alami manis pada susu, yang seringkali ditambahkan ke makanan seperti roti dan sereal. Sebagian orang dilahirkan dengan tingkat laktase, enzim pemecah laktosa, yang rendah. Itu membuat mereka rentan terhadap gas.

Rafinosa

Unsur pada kacang-kacangan yang mengandung gas rahasia. Zat ini ditemukan pula pada brokoli, kembang kol, kubis, asparagus, dan sayuran lain. Produk suplemen tertentu dapat mengurangi produksi gas, memecah gula sebelum dia mencapai bakteri usus

Sorbitol

Terkandung di hampir semua buah-buahan. Pemanis yang tidak dapat dicerna tersebut juga digunakan sebagai pemanis diet buatan dan makanan bebas gula. Seperti permen karet bebas gula, permen soda, dan semua pemanis yang bersifat memperdaya lain dapat menghasilkan gas.

Bahan pembentuk gas lain di antaranya adalah serat dan pati, yang ditemukan di dalam makanan seperti jagung, kentang, dan gandum. Meskipun lemak dan protein tidak menyebabkan gas, mereka membuat makanan jadi lebih lama dicerna, dan memberikan waktu bagi bakteri menghasilkan gas dari bahan-bahan lainnya. Hanya ada satu makanan yang tidak menyebabkan gas, yaitu beras.

Melawan kentut, perlu dilakukan uji dan coba. Penting bagi kita mencari tahu makanan atau minuman apa yang bisa membuat usus bergairah. Jika kita sudah tahu penyebabnya makanan tersebut bisa dikurangi.

Aturannya seperti ini, mengonsumsi produk antigas yang mengadung alpha galactosidase atau laktase bersama dengan makanan pencetus gas bisa mengurangi kentut dan membantu meringankan kembung dengan membuang gas lebih cepat.

Gas kronis yang menjengkelkan atau menyakitkan menandakan hal serius. Jika itu terjadi, berkonsultasi dengan spesialis pencernaan merupakan langkah terbaik. (info ini dikutip dari laman CNNIndonesia)
Comments
0 Comments

Post a Comment

Kuy, Komentar dengan Bijak!

 
Copyright © 2014-2016 Warnaunyu.com - Tempat Baca Anak Muda / Sitemap / Disclimer / Kebijakan Privasi / Kirim Artikel / Kontributor / Pasang Iklan
Powered by Blogger