What's Hot

Travel

Love

unyu

Health

Monday, July 20, 2015

7 Perayaan Idul Fitri Paling Unik Di Luar Negeri

Warna Unyu ~ Sama seperti di Indonesia, di belahan bumi lainnya momentum hari raya Idul Fitri atau yang biasa disebut lebaran juga disambut dengan suka cita oleh masyarakat Muslim. Berbagai tradisi yang bernuansa unikpun tak ketinggalan dilakukan oleh masyarakat disana dalam mengekspresikan hari kemenagan ini.

Mulai dari menjaga kerukunan dan toleransi bagi penganut keyakinan beragama, berbagai pergelaran tahunan hingga cara unik yang dibalut dalam pergelaran kesenianpun dipentaskan masyarakat disana sebagai ajang kebahagian bersama di hari yang Fitri ini.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan Negara-negara didunia yang setiap tahunnya merayakan tradisi unik sebagai simbol keberagaman dan kemenagan.

1. Turki

Masyarakat Turki menyebut perayaan Idul Fitri dengan kata "Bayram". Pada hari Bayram biasanya mereka mengenakan pakaian khas Turki yang dikenal dengan Bayramlik dan saling mengucapkan salam "Bayraminiz Kutlu Olsun", "Mutlu Bayramlar", atau "Bayraminiz Mubarek Olsun". Sama halnya dengan di Indonesia, orang yang lebih muda akan mencium tangan dan bersujud kepada orang yang lebih tua. Selain itu, anak-anak di sana juga akan berkeliling ke rumah sanak keluarga dan tetangga untuk mengucap salam Bayram dan doa. Sebagai balasannya, mereka akan menerima hadiah berupa coklat, permen, uang koin, dan manisan tradisional Turki seperti Baklava dan Lokum. Namun pada saat shalat ied, hanya kaum pria saja yang berangkat ke masjid, sementara kaum perempuan tetap tinggal di rumah.

2. Arab Saudi

Di Arab Saudi, perayaan lebaran selalu identik dengan pertunjukan seni. Setiap lebaran pasti selalu diisi dengan kesenian, seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade pertunjukkan musik, tarian dan sebagainya. Selain itu, masyarakat di sana juga memiliki kebiasaan untuk mendekorasi rumah mereka dengan hiasan-hiasan khas lebaran. Untuk menu khas lebaran, umat muslim Arab Saudi menyantap daging domba yang dicampur dengan nasi dan sayuran tradisional setelah melakukan shalat ied. Setelah makan bersama, barulah mereka mengunjungi sanak saudara dan tetangga untuk bersilajturahmi. Anak-anak pun akan mendapatkan bingkisan-bingkisan lebaran yang berisi permen, coklat dan makanan lainnya.

3. China

Dari kurang lebih 56 etnis yang menghuni Republik Rakyat China, 10 diantaranya mayoritas memeluk agama Islam. Perayaan Idul Fitri di beberapa daerah dengan mayoritas penduduknya muslim seperti di Xinjiang dan Yunnan, tergolong cukup meriah. Setelah mengikuti shalat Ied, umat muslim di sana akan bersilahturahmi dan makan bersama dengan sanak keluarga dan tetangga terdekat. Masing-masing dari mereka mengenakan pakaian khas lebaran, kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita menggunakan baju hangat dan kerudung. Seusai bersilahturahmi, umat muslim akan megunjungi makam leluhur dan makam tokoh muslim setempat untuk membersihkan makam dan membacakan doa. Doa juga ditujukan kepada ratusan ribu umat muslim yang meninggal selama masa pemerintahan Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan

4. Australia

Walaupun agama Islam termasuk agama minoritas di Australia, namun umat muslim di sana diberi kebebasan untuk menjalankan hak dan kewajiban mereka untuk beragama. Banyak pula perusahaan yang meliburkan karyawan-karyawannya yang muslim agar mereka bisa beribadah dan merayakan Idul Fitri bersama anggota keluarga. Lebaran di Australia juga dimeriahkan dengan festival multi kultur yang melibatkan umat muslim dan juga non muslim, bahkan pejabat negara pun bersedia hadir dalam acara tersebut.

5. Nigeria

Di Nigeria, Idul Fitri dikenal dengan sebutan "Sallah Kecil" dan masyarakat di sana saling mengucapkan salam "Barka Da Sallah" yang berarti "Salam Sejahtera di Hari Raya". Seperti yang diketahui, Nigeria dihuni oleh umat-umat beragama Islam dan Kristen yang hidup saling berdampingan serta saling menghormati. Oleh karena itu, saat umat muslim merayakan lebaran, banyak pula umat Kristen yang ikut berpartisipasi dalam perayaan tersebut, dan begitu juga sebaliknya.

6. Amerika Serikat

Masyarakat muslim di Amerika Serikat merayakan Idul Fitri dengan khidmat dan saling mengabarkan mengenai datangnya hari raya kemenangan ini melalui internet dan sambungan telepon. Bagi mereka, shalat Ied merupakan hal yang terpenting dalam setiap perayaan Idul Fitri. Pada saat melakukan shalat, mereka memohon ampunan dan dinasehati untuk saling memanfaatkan serta menghentikan kebencian antar sesama. Seusai melaksanakan shalat dan mendengarkan khotbah, mereka akan saling memeluk dan mengucapkan selamat Idul Fitri satu sama lain. Karena kebanyakan umat muslim di sana merupakan imigran, saat lebaran mereka memakai pakaian khas dari negara asalnya masing-masing.

7. India

Pada saat Idul Fitri, umat muslim di India berkumpul di Masjid yang menjadi pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi, untuk melakukan shalat Ied bersama. Setelah melakukan shalat, mereka akan berbincang-bincang sambil menikmati hidangan khas lebaran. Jika di Indonesia ada ketupat dan teman-temannya, di India juga ada satu hidangan khusus yang selalu ada saat lebaran, yaitu Siwaiyaan yang merupakan campuran bihun manis yang dihidangkan bersama susu dan buah-buahan kering.
Comments
0 Comments

Post a Comment

Kuy, Komentar dengan Bijak!

 
Copyright © 2014-2016 Warnaunyu.com - Tempat Baca Anak Muda / Sitemap / Disclimer / Kebijakan Privasi / Kirim Artikel / Kontributor / Pasang Iklan
Powered by Blogger