What's Hot

Travel

Love

unyu

Health

Thursday, December 8, 2016

Kisah Pilu Pernikahan yang Gagal Terlaksana Akibat Bencana Gempa Bumi di Aceh

Warna Unyu ~ warnaunyu.com menyampaikan duka yang sangat mendalam atas terjadinya bencana gempa bumi di Aceh. Semoga saudara kita yang tertimpa musibah bisa menghadapinya dengan tabah dan kuat. Mari kita bantu saudara kita disana dengan Do'a dan uluran tangan.

Sebelumnya telah terjadi bencana alam gempa bumi berkekuatan 6.5 SR di wilayah Aceh, tepatnya di Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 7 Desember 2016 tepat jam 05.03 WIB. Musibah ini tentunya banyak meninggalkan duka bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat Pidie Jaya, Aceh.


Kisah pilu pernikahan yang gagal terlaksana akibat bencana gempa yang melanda Pidie Jaya, Aceh

Setiap musibah pasti meninggalkan duka yang mendalam baik bagi mereka yang secara langsung merasakannya maupun kita yang melihat saudara kita sedang tertimpa musibah.

Sebuah kisah pilu teejadi dalam bencana gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh. Sebuah pernikahan yang telah direncanakan gagal terlaksana akibat musibah ini, berikut ceritanya dikutip dari status akun facebook Muhammad Iqbal Jalil.

Keluarga calon mempelai wanita di Desa Dayah Timur, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya sudah mempersiakan segala sesuatu dan sangat siap untuk mengadakan acara preh linto baro (red : menunggu mempelai pria) yang rencananya akan diselenggarakan keesokan harinya pada tanggal 8 Desemmber 2016.

Undangan pun sudah disebar ke sanak keluarga, perlengkapan acara seperti teratak pun sudah terpasang. Demikian juga dengan persiapan kenduri yang sudah sangat matang.

 Mempelai wanita sedang menanti calon imamnya, begitu pula linto baro (red : mempelai pria) sudah siap untuk menambah beban dan tanggung jawab dalam hidaupnya sebagai seorang kepala keluarga. Tidak tanggung-tanggung, calon linto baro yang berasal dari Padang itu sudah menghubungi keluarganya sejak jauh-jauh hari untuk menghadiri momen bersejarah ini.

Keluarga linto baro yang jauh-jauh datang dari Padang pun sudah tiba di Pidie Jaya, Aceh. Mereka menginap di sebuah rumah toko yang merupakan tempat tinggal calon linto baro di daerah Meureudu, Pidie Jaya, Aceh. Bahkan ada dari mereka yang baru pertama kali berkunjung ke Aceh untuk momen bersejarah ini bagi keluarganya.

Namun, Tuhan berkendak lain

Source : www.tribunnews.com
Namun, ternyata Allah berkehendak lain. Dimana tidak ada seorang pun yang dapat menghindari dari takdir yang telah ditetapkan tuhan. Allah telah menakdirkan keluarga ini meninggal di tanah serambi mekkah dan pada hari yang sama, innalillahi.

Meski sebelumnya mereka tidak pernah terbayang bahwa akan meninggal disana, namun garis takdir sudah seperti itu, tidak ada yang bisa menghindari. Mereka semuanya meninggal dalamm reruntuhan bangunan akibat bencana gempa yang menimpa subuh itu.

Musibah ini tentunya menyisakan luka mendalam bagi keluarga besar calon mempelai pria, demikian juga bagi keluarga calon dara baro (red : mempelai wanita). Mereka tentunya harus bersabar dan dapat menerima dengan lapang dada atas gagalnya acara yang telah mereka rencanakan, karena tuhan berkehendak lain.

Mari kita do'akan seluruh keluarga yang mengalami musibah agar diberi ketabahan oleh Allah dan jadikan cerita ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa kematian bisa saja datang kapan saja. Karena itu, kita dituntuk untuk mempersiapkan semua bekal untuk menghadapinya.

Best Credits for : Muhammad Iqbal Jalil

( Baca juga : Banjir 3 Meter Tidak Menghalangi Pasangan Ini ke Pelaminan )

( Baca juga : Kisah Haru Sang Mantan di Pernikahan )

2 comments :

  1. Hmm ... itulah yang namanya takdir. Manusia merencakan, Tuhan yang memutuskan. Tuhan hanya bisa berusaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, mudah - mudahan dipertemukan dengan pengganti yang bisa menggantikan :)

      Delete

Kuy, Komentar dengan Bijak!

 
Copyright © 2014-2016 Warnaunyu.com - Tempat Baca Anak Muda / Sitemap / Disclimer / Kebijakan Privasi / Kirim Artikel / Kontributor / Pasang Iklan
Powered by Blogger